Minggu, 18 Januari 2015

LAPORAN FISIKA
   MENENTUKAN PERIODE PADA AYUNAN BANDUL SEDERHANA




Sebuah-bandul-digantungkan-pada-kawat-halus-sepanjang-l.jpg







Disusun Oleh: Kemal Arsyad
Kelas        : 11 MIPA 2


  SMA Negeri 1 Ciomas


A.) Pendahuluan
    
        Assalamualaikum wr. wb.
          Puji syukur saya haturkan kehadirat Allah SWT. Karena atas berkat rahmat dan karunia-Nya saya Alhamdulillah dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Ibu Ipo Darlianti selaku guru mata pelajaran Fisika karena telah membimbing saya hingga selesainya laporan ini.
          Dalam makalah ini, saya akan melaporkan kegiatan kerja kelompok kami dalam Menentukan Periode Pada Ayunan Bandul Sederhana.
          Dengan adanya laporan ini, saya berharap agar laporan ini bermanfaat bagi para pembaca dan juga agar dapat menjadi bahan referensi, memperluas pengetahuan, dan menambah informasi baik bagi saya sendiri khususnya dan agar dapat mengembangkan kemampuan menulis dengan baik dan menjawab rasa ingin tahu saya atas topik. Demi terwujudnya laporan kegiatan yang lebih baik di masa mendatang, Amiin

Wassalamualaikum Wr.Wb


















Bogor, 25 Nopember 2014





                                                                                                Kemal Arsyad



B.) Teori Singkat
Gerak Harmonik Sederhana dapat dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu:
·         Gerak Harmonik Sederhana (GHS) Linier, misalnya penghisap dalam silinder gas, gerak osilasi air raksa / air dalam pipa U, gerak horizontal / vertikal dari pegas, dan sebagainya.
·         Gerak Harmonik Sederhana (GHS) Angular, misalnya gerak bandul/ bandul fisis, osilasi ayunan torsi, dan sebagainya.

Beberapa Contoh Gerak Harmonik Sederhana
·         http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/9/9c/Bandul_06.jpg/220px-Bandul_06.jpgGerak harmonik pada bandul

Gerak harmonik pada bandul
Ketika beban digantungkan pada ayunan dan tidak diberikan gaya, maka benda akan dian di titik keseimbangan B. Jika beban ditarik ke titik A dan dilepaskan, maka beban akan bergerak ke B, C, lalu kembali lagi ke A. Gerakan beban akan terjadi berulang secara periodik, dengan kata lain beban pada ayunan di atas melakukan gerak harmonik sederhana.


Besaran Fisika pada Ayunan Bandul
Periode (T)
Benda yang bergerak harmonis sederhana pada ayunan sederhana memiliki periode. Periode ayunan (T) adalah waktu yang diperlukan benda untuk melakukan satu getaran. Benda dikatakan melakukan satu getaran jika benda bergerak dari titik di mana benda tersebut mulai bergerak dan kembali lagi ke titik tersebut. Satuan periode adalah sekon atau detik.
Frekuensi (f)
Frekuensi adalah banyaknya getaran yang dilakukan oleh benda selama satu detik, yang dimaksudkan dengan getaran di sini adalah getaran lengkap. Satuan frekuensi adalah hertz (Hz).
Hubungan antara Periode dan Frekuensi
Frekuensi adalah banyaknya getaran yang terjadi selama satu detik. Dengan demikian selang waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran adalah :

\frac{1 getaran}{f getaran}1 sekon = \frac{1}{f}sekon

Selang waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran adalah periode. Dengan demikian, secara matematis hubungan antara periode dan frekuensi adalah sebagai berikut :
f = \frac{1}{T}
T = \frac{1}{f}


C.) Tujuan Percobaan

·         Menyelidiki pengaruh panjang tali terhadap periode pada ayunan bandul sederhana.

D.) Alat dan Bahan
·         Beban
·         Stopwatch
·         Statif
·         Dasar Statif
·         Kaki Statif
·         Tali
·         Penggaris, dan
·         Balok Pendukung

E.) Prosedur
1)      Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan.
2)      Rangkai dasar statif, kaki statif, batang statif, dan balok pendukung sesuai dengan gambar yang tertera pada lembar kerja.
3)      Bentangkan tali sepanjang 1m yang telah diberi beban pada balok pendukung.
4)      Simpangkan bandul(beban) kearah samping sejauh 60o
5)      Secara bersamaan, lepaskan beban agar berayun dan hidupkan stopwatch. Hitunglah jumlah ayunan bandul, tepat saat hitungan ke-10 matikan stopwatch, amati dan catat selang waktu pada tabel.
6)      Ulangi langkah ke-5 dengan panjang tali diubah menjadi sebesar 1m, 0.8m, 0.6m, 0.4m, 0.2m.
7)      Lengkapi selurluh tabel, tentukan nilai periode.
8)      Dengan data dan tabel, tentukan titik koordinat hubungkan T2 terhadap pada grafik.
9)      Rapikan alat, buatlah pembahasan dan kesimpulan. Hubungkan dengan persamaan:

F.) Data Hasil Pengamatan

Panjang Tali (l )
1m
0.8m
0.6m
0.4m
0.2m
Waktu Untuk 10 Ayunan
21 s
19.17 s
16.65 s
14 s
10 s
Periode (T)
2.1 s
1.9 s
1.6 s
1.4 s
1 s
T2
4.41 s
3.61 s
2.56 s
1.96 s
1 s


G.) Pembahasan
            Sekilas, saat kita melihat tabel dan grafik diatas, kita sudah bisa menyimpulkan bahwasanya pengaruh panjang tali dan gaya gravitasi mempengaruhi besar dan tidaknya periode(T), dari percobaan kami yang aslinya dicantumkan pada tabel diatas. Jika dihubungkan dengan persamaan:  , akan menimbulkan perbedaan walaupun ada yang hasilnya sama, itu berarti percobaan yang dilakukan sudah sesuai dengan prosedur yang sangat teliti. Berikut tabelnya:

Panjang Tali(l )
1m
0.8m
0.6m
0.4m
0.2m
Waktu Untuk 10 Ayunan
20 s
17.7 s
15.3 s
13.5 s
9 s
Periode (T)
2 s
1.77 s
1.53 s
1.3 s
0.9 s
T2
4 s
3.13 s
2.34 s
1.69 s
0.81 s

Dari tabel diatas(tabel 2) kita bisa lihat perbedaannya dengan (tabel 1). Pada tabel 1 itu merupakan percobaan dari kami menggunakan alat-alat, sedangkan pada tabel 2 itu merupakan hasil dari persamaan periode (T). Bahwasanya pada tabel 1 dan tabel 2 terlihat sedikit berbeda waktu yang dihasilkan(lebih besar tabel 1), mungkin itu disebabkan oleh tali yang digunakan agak bergeser, ataupun saat menghitung waktunya agak terlambat.


H.) Kesimpulan

            Kesimpulan yang dapat diambil dari percobaan kali ini adalah bahwasanya panjang tali memiliki peran yang penting dalam menentukan periode (T)  ayunan bandul, karena untuk menentukan periode digunakan persamaan:
            Jadi, bisa disimpulkan bahwasanya semakin panjang tali yang digunakan, maka waktu yang diperlukan untuk 1 ayunan (periode) akan semakin lama. Untuk percobaan yang kami lakukan, kamu memperoleh hasil yang sedikit berbeda apabila dibandingkan dengan hasil perhitungan kami dengan persamaan diatas. Itu bisa saja disebabkan oleh:
·         Kesalahan kami saat mengukur panjang tali.
·         Saat bandul berada di hitungan ke-10, mungkin anggota kami agak terlambat dalam menghentikan jalannya waktu pada stopwatch.


I.) Penutup

       Alhamdulillah, percobaan kami kali ini berjalan lancar, walaupun sampai ada beberapa hambatan. Seperti, beban bandul sempat beberapa kali terbentur dengan meja sehingga kami harus mengulang kembali untuk mengayunkan bandul tersebut.
       Kami juga sangat berterimakasih kepada guru pembimbing kami yaitu Ibu Ipo Darlianti S.Pd, alhamdulillah atas bimbingan dari beliau pula lah kami bisa menyelesaikan percobaan ini. Walaupun hasil kami agak sedikit meleset dari hasil hitungan menggunakan persamaannya, kami merasa puas telah melakukan percobaan ini. Semoga bisa memaklumi karena kami juga sedang dalam tahap pembelajaran.

Sekian laporan dari saya, semoga bermanfaat.





Wassalamu’alaikum wr. wb.

Kemal 20.03 . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates